Senin, 18 Mei 2020

Sajak Senja #6

"Mungkin aku hanya sebuah lamunan, imajinasi kesedihan yang tak berlatar belakang. Bisik ku pun samar, sesamar senja yang bersua dengan malam. Malam tau aku ada, tapi aku tau aku tak ada."

Sajak Senja #7

"Kadang, kenangan datang. Berlalu-lalang seperti ingin dimaki, perkara bendi yang kita sendiri tak mengerti atau soal menerka cinta diantara pelangi. Sisanya, hanya ada semangkuk bubur senja yang tak lagi bisa menjadi nasi."

Sajak Senja #8

"Senja adalah janji sebuah perpisahan yang menyedihkan tapi layak dinanti karna pesona kesempurnaanya yang rapuh, seperti kehidupan yang selalu terancam setiap saat untuk berakhir dengan patuh."